You can’t always win, but finding the combination of these are keys:
YOUR PLEASURE ZONE IN YOUR WORK + YOUR STRENGTH + WHAT YOUR WORK MEAN TO YOU.
This is my new quote, got them from my lecturer Mr. Tanadi Santoso.
In my workplace, there’s this disease which spreads so rapidly to all of us, it is called “b o r e d o m e”. All of us seems to be too tired of our routines and our workload.
About the title, first of all I read them from Mr Tanadi’s facebook status.
It’s true don’t you think? If we’re happy then we could get job better and if we done our job better, then we’re stepping forward to fulfilling our life.
But what if we have already lost the fun part of our job? There are 3 suggestion considering this symptomps
- Try to find your passion again there
- Find compromise (finding partner who is passionate/ delegate/ combine with other works that you still love)
- Get out of there. (Quit the job/ Sell the business)
In my case,
- I think i’m too fed up with this office, the environment is no longer fun as it was
- I’m working alone here (for the time being, but have no idea for how long), I got no team member currently
- I was thinking this escape route, but not for now, perhaps few months later – only God knows
Just sharing some quotes to remember about our work and happiness resulting in a better life
@office, dreaming of a better happier life ahead
Categorized in daily life and state of mind

GSPlasa.biz
Yes, I’m running an online store right now, it’s still a brand new though.
Don’t hesitate to visit www.gsplasa.biz
Don’t hesitate to drop a message, either on ShoutMix box, or on item comment (just click on the item title, and let me know what you feel about it)
In short, this is GSPlasa (in Indonesian)
UNTUK setiap orang YANG mencari barang tertentu via internet mulai dari Aksesoris Komputer, Notebook, Software, Pulsa elektrik, sampai dengan Percetakan dan Pesanan Kue, Situs GSPlasa.biz ADALAH sebuah toko online dan juga portal YANG MAMPU mencari berbagai macam barang dengan jangkauan jenis barang yang sangat beragam dan terus berkembang seiring berjalannya waktu dan seiring permintaan dari para pengunjung kami TIDAK SEPERTI banyak toko online yang beredar di internet, GSPlasa.biz memiliki range jenis barang yang bermacam dan terus di-update secara berkala untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung GSPlasa.biz. GSPlasa.biz juga menyediakan jasa pembuatan Software, desain Web, pesanan cetakan, pesanan roti dan kue, juga menyediakan Voucher elektronik untuk provider telepon seluler GSM dan CDMA yang ada di Indonesia semua dalam satu tempat.
So, just visit www.gsplasa.biz
Who knows you might find something interesting there,
Who knows we might find what you are looking for
@Room, promoting www.gsplasa.biz
Categorized in Review and bisnis
Do you believe in fortune telling?
Would you risk your work or something important to you that you have built from scratch just like that after hearing some to fortune teller that your work or your important thing is not right for you?
Would you do that?
Do you want to know your future?
Would you do anything to peek inside your future life?
What would you do if it turn out to be bad?
I believe that most of us have the curiosity of knowing the future, knowing what would happen next, knowing what would our life turn out to be. I too have that feeling as well. Knowing the future looks promising, but after we were told about the future (don’t know whether it’s true or not — nobody knows for sure about the future, right?) we must bear the consequences to start thinking about it no matter it’s good or bad.
This reminds me of story about Adam and Eve from the Bible. Perhaps why God wouldn’t want Adam & Eve to eat “the fruit of good & evil” is because they would worry less if they know less (this is aside from what was written in the Bible). I’m not an expert in these stuffs, just writing about my mind here. But wouldn’t you agree with me that if we know less then we would worry less?
Is the future is fixed already?
I don’t think so. Perhaps whoever that has the ability to foresee the future and then telling it to someone else has the chance of changing the future. To me future is not yet happened, so it still can be changed according to our doing starting from now. What we’ve done – or not – shaped our time, our surrounding, our life right now. That’s why I believe that we could still change our future (in a positive mean) by doing good deeds — we reap what we sow, do good and eventually it’ll be good.
Don’t get me wrong, I do read about zodiacs and chinese zodiacs in local newspaper every week and wondering what would be happening next week according to the writer. I believe all the good things written there would be happening to me sometime in the future, as for bad things, I tend to not thinking about it and just trying to do my best living my life day by day. Fear not, we have our mighty God who knows what’s best for us. He’ll do what He thinks best for us. Have faith and stop worrying so much about our future.
@ my bedroom, having a headache
Categorized in chit-chat and state of mind
Judul post ini aku ambil dari salah satu groups (milis) di yahoo dengan nama sama, happy crabbie.
Yup! Aku baru aja join di milis ini, ceritanya gara-gara ponakanku beli binatang ini di sekolahnya dan memutuskan untuk memeliharanya. Setelah itu baru cari tau info di inet, dan ketemunya milis ini.
Binatang ini nama kerennya sih Hermit Crab (kepiting pertapa), ga jelas kenapa namanya gitu, apakah gara-gara sering bersemedi (sembunyi dalam rumah/cangkang yang dibawanya) maka dari itu disebut hermit, ataukah gara-gara masa hidupnya yang panjang (dari yang gw baca bisa smape 10 taon lho!). Kalau crab sih emang dia sejenis arthropoda (hewan berbuku-buku : mirip lobster, udang, kepiting, dll – eh, apa crustacea ya.. hmm) bisa dilihat dari bentuk bodynya dan capitnya.

Hermit Crab
Nah, kalau nama yang biasa kita kenal itu keong atau pong-pongan. Nama Indonesianya itu resminya adalah kelomang, bukan keong. Aku juga baru tau waktu browsing di google cari yang namanya pong-pongan. Kenapa mahkluk satu ini bukan merupakan keong, bisa dilihat dari beberapa tanda sebagai berikut :
- Cangkang yang dimiliki adalah hasil rampasan/temuan, dan bukan bikinan sendiri. Keong membuat cangkang sendiri dan bisa bertumbuh seiring pertumbuhan badan si keong
- Berjalan dengan kaki, bukan dengan ngesot (dengan perut). Keong bagian dari molusca (hewan lunak) dan berjalan menggunakan perutnya
- Kelomang mengalami fase ganti kulit (molting) dan biasanya suka memendam diri (sembunyi) dalam pasir.
- Kelomang bertelur dalam air laut (asin), dan akan meninggalkan telurnya begitu saja (membuat anak kelomang benar-benar mandiri)
- Anak kelomang hidup di air dan makan plankton, setelah cukup dewasa akan pindah ke darat dan mencari cangkang untuk melindungi bagian tubuhnya yang lunak
- Kelomang punya insang, tapi hanya digunakan saat bayi, ketika dewasa jangan direndam dalam air, nanti bisa mati sesak.
- Lihat bedanya sama si siput ini

Common Snail
Sekarang gw lg kesulitan cari cangkang baru buat kelomang gw, soalnya yang ada di rumah pada kekecilan semua. Katanya di mall ada, tapi yang murah di kenjeran (ya iya lah, masa bandinginnya gitu..). Well, kalo pengen piara, lucu juga kok. Sekian sekilas infonya.
@ office, after lunch
Categorized in Review, daily life and past memories
Tags: hermit crab, hobby, kelomang, peliharaan, pong-pongan
Bulan Februari menurut para pengamat yang suka mengamat-amati mengenai cuaca dan curah hujan diyakini sebagai bulan puncak yang memiliki curah hujan tertinggi di musim penghujan ini. Memang tidak salah perkiraanya, karena sering sekali hujan meski matahari bersinar cerah. Pagi hari terasa lebih dingin dari biasanya dikarenakan hujan yang turun malam sebelumnya.
Pagi itu aku menggigil kedinginan. Tidurku terusik oleh dinginnya udara pagi yang berhembus melalui jendela kamarku. Kubuka mata dengan susah payah karena masih merasa begitu membutuhkan waktu lebih untuk memejamkan mata sejenak lebih lama lagi. Kuingin tidur lebih lama lagi apalagi ketika kulirik jam dinding yang menunjukkan pukul 6 pagi. Memang sang surya telah muncul untuk menerangi langit, tetapi bagiku yang barusaja memejamkan mata selama 3 jam rasanya matahari keluar terlalu dini. Kubetulkan posisi tidurku yang tak karuan arahnya diatas kasurku yang ukurannya queen size, ternyata kemarin – atau lebih tepatnya dini hari tadi – aku tertidur ketika sedang browsing menggunakan laptop Axioo NVE685 yang dipercayakan kantor kepadaku. Laptop itu dalam posisi terbuka begitu saja dan layarnya hitam kelam tanda bahwa dia kelelahan setelah tidak diberi suplai listrik untuk sel-sel baterainya.Tidur kelonan dengan laptop, hmm seems awfully familiar to me lately. Dengan berat hati kuseret diriku untuk keluar kamar dan melakukan aktivitas pagiku.
Singkat cerita sampailah aku di kantor tepat saat jam kerja. Memang idealnya sudah di kantor sebelum jam kerja dimulai dan mulai kerja saat jam kerja dimulai, tapi begini sudah jauh lebih baik daripada dahulu. Kubongkar isi tas laptop di atas meja. Kukeluarkan Axioo hitam yang selalu menemani hari-hariku menggantikan Axioo CL51 silver yang dulu sering kusentuh dan kujamah. Ada rasa rindu akan si CL51 karena sensasi yang kurasa ketika menekannya lembut-lembut, menjelajahi setiap lekukannya, meraba sisinya untuk mencari USB port, dan menekan tombol power untuk menghidupkannya terasa berbeda ketika dengan si NVE685 ini. Kubuka layar si hitam, kutekan tombol powernya sampai nyala biru yang cerah kulihat berpendar, kusiapkan suplai listrik melalui adaptor untuk dapat diberikan sewaktu-waktu si hitam kelaparan, tak lupa kuraba sisi kirinya untuk menemukan lubang yang tepat bagi tetikus hitam yang kini semakin lama semakin pas dalam genggamanku. Diriku merasa semakin nyaman menggunakan tetikus hitam kecil ini, padahal dahulu aku lebih nyaman menggunakan tetikus Logitech ku di rumah, tanpa ekor namun berukuran lebih besar.
Setelah panggung selesai disiapkan, aku masih merasa ada yang kurang. Aku yang masih kurang sadar pagi ini. Dengan langkah gontai kuberjalan menuju rak piring, kuambil gelas dan sendok tak lupa menyambar sebungkus Tora Bika Kopi Jahe yang kubawa dari rumah. Sudah lama aku tidak menikmati kopi lagi, karena menghindari kafein dan gula terlalu banyak. Tapi pagi ini aku butuh kopi, apalagi sudah lama aku tidak minum kopi jahe ini, enak dan hangat menurutku. Memang bagi sebagian orang tidak menyukai kopi yang non-instant, yang akan meninggalkan ampas kopi, yang tidak bisa langsung dinikmati karena harus menunggu endapan kopi terbentuk agar tidak terminum, yang tidak bisa jika hanya diseduh dengan air panas sekitar 80 Celcius karena harus benar-benar diseduh dengan air mendidih agar bubuk kopi itu matang dan mengeluarkan aroma yang sungguh harum mewangi. Segelas kopi harum panas dengan sepihan serbuk jahe yang menghangatkan badan di pagi hari, dan aku siap untuk bekerja.
@ office, while enjoying my morning coffee
Categorized in chit-chat, daily life and state of mind
Tags: coffee, daily life
Pernah denger yang namanya Dettol kan? Produkantiseptik yang banyak dijual dipasaran, yang awalnya berupa antiseptik cair, namun sekarang sudah berkembang ke bentuk yang lain semacam bedak ataupun lotion/cream. Detail wikipedia bisa dilihat di sini.
Kemarin lagi iseng waktu liat² botol Dettol di kamar mandi. Kubaca label depannya, dan pada posisi teratas kulihat ada logo “Indonesia Sehat 2010″. Sungguh misi yang mulia, menuju Indonesia Sehat di tahun 2010. Waktu sedang mengamati botol Dettol 500ml itu tercium aroma khas Dettol, seperti aroma yang sering kita jumpai di rumah sakit, sekejap dalam pikiran terbayang “steril”.
Kubalik botolnya untuk mengamati label yang ada dibelakangnya dimana di label ini biasanya tercantum aturan penggunaan, khasiat, dan informasi produsennya. Untuk khasiat Dettol ini yang paling menarik perhatianku, tertulis sbb :
- Mempercepat penyembuhan luka atau lecet : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 240 ml air
- Untuk mandi (mencegah gatal-gatal dan jamur pada kulit) : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Mencuci tangan (Mencegah penyebaran penyakit) : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Anti ketombe : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Disinfektan pada popok dan pakaian bayi : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Digunakan pada daerah sensitif kewanitaan : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Menghilangkan bau kaki : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Membunuh kuman di lantai : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
- Untuk laundry / cucian kotor : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 480 ml air
Tertarik dengan berbagai macam khasiatnya, aku tergelitik untuk mencoba. Kularutkan 1 tutup penuh botol Dettol dengan seember air (agak ga tega kalo cuma 480 ml air). Berangsur-angsur air dalam ember memutih seperti susu dengan bau Dettol yang keras tercium. Timbul gelembung-gelembung busa di permukaan air. Setelah kuaduk hingga rata sampai siap disajikan, kuberanikan diri menciduk segayung air Dettol dan kuguyurkan di badan. Kumulai proses Dettol-sifikasi ku.
Tidak ada yang terjadi, selain bau Dettol.. Aku merasa seperti lantai yang habis di pel.. (kan ada khasiatnya untuk menghilangkan kuman di lantai). Dengan semangat kulanjutkan mandiku, badan bersih bebas kuman menuju Indonesia Sehat 2010. Mari kawan, kita Dettol semua kuman-kuman yang ada. Kalau membilas dirasa kurang, tetap tidak diajurkan untuk meminum Dettol.
Semoga sehat.
PS : Ini blog ngaco.. hahaha.. enjoy mate~
Categorized in daily life
ada pengalaman seru menegangkan waktu jaman aku SD dulu sama capung,
ceritanya waktu itu lg PERSAMI ~ Perkemahan Sabtu Minggu yang diadakan di lapangan basket sekolah, tapi pake tenda bener, tidur di alas betonan gitu.
Siang-siang waktu jam kosong, kita cari-cari yang namanya capung (waktu itu banyak capung berkeliaran dengan bebas soalnya masih banyak rumput hijau tinggi-tinggi disekitarnya) dapet 2 ekor jenis capung berlainan ukuran dan model.
Namanya juga anak SD, dalam pikiran kita isinya yang happy ending gitu, jadi kita anggep bahwa 2 capung itu adalah ibu dan anak yang sedang bermain-main ditengah padang rumput hijau nan luas.
Kita hanya ingin berniat baik menyatukan ibu dan anak capung agar selalu bersama, anak capung akan disayang dan dimanjakan oleh ibunya, sedangkan ibu capung akan merasa aman mendapati anaknya berada dekat dengan dekapannya……………… yang terjadi ketika kami mendekatkan dua insan capung yang kami tangkap itu adalah…
layaknya ibu yang ingin merangkul erat anaknya dan setelah itu hendak mendekatkan anaknya untuk dicium, karena mulutnya sudah buka tutut gitu
layaknya anak remaja yang malu-malu kalau dirangkul dan dicium didepan umum, karena nampak agak berontak dari dekapan ibunya
karena kita ingin yang terbaik untuk keluarga capung itu, kami tetap mendekatkan anak ibu itu agar dapat berbagi kasih sayang
setelah ibu capung merangkul anak capung, kami melepaskan anak capung… dan… perlahan demi perlahan ibu capung mulai menciumi anak capung dan terus.. dan terus.. dan terus.. anak capung semakin dibawa mendekat… dan HAP!
sedikit demi sedikit anak capung dimasukkan ke mulut ibu capung mulai dari kepala, terus didorong masuk, dan lagi, dan lagi.. sampai akhirnya anak capung bisa masuk dalam perut ibu capung…
kami syok dan melepaskan ibu capung yang langsung menjadi endut untuk pergi…
bayangan itu tak pernah hilang dari benakku sampai sekarang ini…
Maafkan kami anak capung, kami sungguh tak mengira bahwa penolakanmu saat itu adalah karena kau telah menyadari bahaya yang akan datang. Kami sungguh tak bermaksud jahat, kami hanya ingin mempersatukan ibu dan anak, maaf..
@ office, feeling guilty
Categorized in past memories
Interesting title eh?
Nah, don’t be fooled. It’s just my opinion regarding of sex-appealing girl that can turn me on.
Take example on this hot and sexy actress Angelina Jolie. People say that she has high sex appeal because of her body, gesture, and so-called-sexy-lips-that-looks-so-juicy-and-tender of her. To me, she has some, but not much, not as much as people says.
For me physics does count (can’t lie about that), but what makes the deal is how she plays her emotions, how she stares at me, her frown, her laugh, how she walks, how she sits, and how she dressed up. What I’m trying to say is that only when I know her personally then I could find her sex-appealing.. or she just looks like close person that I know.
Forget about all those adult-content stuffs, it was designed and made as attractive as ever to draw your attention sexually. What I’m talking here is when we met people in our daily life, where no scene was set, where everything runs naturally, when you have nothing in mind at first and it just strike through your mind forcing you not to let her go out of your sight. Well, that’s just me..
pssstt… I found another girl beside of my girl that’s quite sex appealing for me.. (lol)
@Office, dreaming of my girl…
Categorized in state of mind